Pernahkan kamu mencoba Perplexity AI?
Perplexity dikenal sebagai AI yang bisa menjawab pertanyaan lengkap dengan sumber referensi. Banyak yang menggunakannya untuk riset dan mencari referensi penelitian, skripsi, makalah, dan tugas akademik lainnya.
Tapi dibalik fungsinya yang cukup akademis, masih banyak fitur Perplexity Indonesia lainnya yang jarang dibahas. Mulai dari browser dengan asisten AI bawaan, riset otomatis dari ratusan sumber, sampai kemampuan mengubah satu prompt jadi laporan atau dashboard siap pakai.
Kalau kamu tertarik untuk mecoba Perplexity, berikut ini 5 fitur yang wajib kamu kenal.
Baca Juga: Perplexity AI untuk Apa? 3 Fungsinya untuk Produktivitas
Daftar Isi
Toggle5 Fitur Perplexity AI Terbaru yang Bikin Kerja dan Riset Lebih Cepat
Saat ini Perplexity AI terbaru tak hanya dikenal dengan kemampuannya untuk menjawab pertanyaan dengan akurat saja. Apa saja fitur terbaru Perplexity AI?
1. Comet Browser: Browser dengan Asisten AI Bawaan
Salah satu fitur Perplexity AI yang paling menarik adalah Comet Browser. Memang apa bedanya dari browser biasa? Comet sudah memiliki asisten AI yang aktif di setiap halaman yang kamu buka. Jadi, kamu tidak perlu lagi berpindah tab hanya untuk bertanya atau meminta ringkasan.
Comet tersedia di berbagai platform seperti iOS, Android, Mac, dan Windows sehingga kamu bisa menggunakannya di berbagai perangkat.
Dalam keseharian, manfaat fitur Comet ini membuat proses browsing menjadi lebih praktis. Misalnya saat kamu membaca artikel riset yang cukup panjang, mintalah AI untuk merangkum poin-poin penting sambil tetap melakukan scrolling.
Kamu tidak perlu menyalin isi artikel dan meminta ringkasan di aplikasi yang berbeda.
Jika kamu suka berbelanja online, maka fitur ini juga penyelamat karena bisa membandingkan harga produk, membaca spesifikasi dari beberapa toko, hingga merangkum kelebihan dan kekurangan produk yang sedang dipertimbangkan.
Semua fungsi tersebut bisa dilakukan dari halaman yang sedang dibuka secara langsung tanpa perlu membuka aplikasi lainnya. Sangat bermanfaat bukan?
Oleh karena itu, jika browsing adalah keseharianmu, menggunakan Comet bisa menghemat waktu tanpa mengubah kebiasaan kerja yang sudah ada.
2. Deep Research: Riset Otomatis dari Ratusan Sumber
Ketika sedang riset, biasanya kamu akan membuka puluhan tab browser untuk membuka jurnal, hingga referensi penelitian lainnya. Membaca satu jurnal lalu beralih ke jurnal lain untuk menemukan relevansinya. Saking banyaknya tab yang terbuka hingga membuat laptop/komputer menjadi nge-lag
Namun dengan adanya fitur Deep Research Perplexity, proses tersebut bisa di-skip lho! Fitur ini bisa menelusuri puluhan bahkan ratusan sumber dalam hitungan menit, kemudian menyusun hasilnya menjadi laporan terstruktur. Kamu bisa melihat referensi yang digunakan dalam laporan sehingga bisa verifikasi informasi secara mandiri dengan mudah.
Menariknya, kemampuan Deep Research tidak hanya sebatas hasil berbentuk teks saja. Perplexity juga bisa menghasilkan presentasi, spreadsheet, hingga dashboard visual siap pakai untuk kebutuhan kerja.
Contohnya, ketika ingin melakukan riset kompetitor, kamu cukup menjelaskan perusahaan yang ingin dibandingkan beserta aspek yang ingin dianalisis. Deep Research akan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, menyusun ringkasan, kemudian mengubahnya menjadi materi presentasi yang lebih mudah dipahami.
Begitu juga saat membuat laporan pasar atau melakukan due diligence sederhana sebelum bekerja sama dengan vendor baru. Proses yang biasanya memakan waktu berjam-jam kini bisa dipersingkat secara signifikan tanpa harus berpindah ke banyak aplikasi berbeda.
Bagi pengguna Perplexity Indonesia yang sering melakukan analisis bisnis atau riset akademik, fitur ini menjadi salah satu peningkatan paling terasa.
Baca Juga: Perplexity Finance: Apa Itu, Fitur, dan Cara Pakainya (2026)
3. Spaces: Ruang Kerja untuk Proyek Riset
Saat mengerjakan proyek berkelanjutan dengan AI, terkadang AI kehilangan konteks dan halusinasi atau memberi data dan fakta yang dikarang sendiri. Untuk mencegah hal ini, Perplexity Spaces bisa jadi solusi.
Kamu bisa membuat space atau ruang kerja khusus dengan custom instruction sehingga AI akan selalu memahami tujuan proyek yang sedang dikerjakan. Kamu juga bisa mengunggah dokumen referensi milikmu sendiri agar jawaban yang dihasilkan tidak hanya berasal dari internet, tetapi juga dari file yang kamu miliki.
Fitur ini mendukung recurring task atau scheduled task sehingga beberapa pekerjaan rutin dapat dijalankan secara otomatis sesuai jadwal.
Keunggulan lain dari fitur ini adalah unified search. Saat mencari informasi, Perplexity bisa menampilkan hasil dari dokumen pribadi sekaligus sumber web dalam satu pencarian. Tidak perlu lagi membuka folder penyimpanan dan mesin pencari secara terpisah.
Kalau kamu seorang mahasiswa, fitur Spaces cocok digunakan saat menyusun skripsi karena seluruh jurnal, catatan, dan referensi tetap berada dalam satu wokspace.
Adapun jika Anda adalah tim riset atau profesional, fitur ini bermanfaat agar informasi yang dihasilkan konsisten selama proyek berlangsung.
4. Labs: Ubah Prompt Jadi Laporan atau Mini-App Siap Pakai
Kalau biasanya AI hanya menghasilkan teks, Perplexity Labs memberikan pengalaman yang berbeda.
Melalui satu prompt, kamu bisa membuat dashboard visual, presentasi, hingga mini-app sederhana sesuai kebutuhan!
Sebagai contoh, unggah data penjualan mentah lalu minta Labs untuk membuatkan dashboard interaktif lengkap dengan grafik dan analisis tren.
Oleh karena itu, fitur Labs sangat membantu ketika harus menyiapkan presentasi untuk stakeholder. Setelah memberikan instruksi mengenai tujuan presentasi dan data pendukung, Labs bisa menyusun slide beserta visualisasinya secara otomatis.
Nah, kalau pekerjaanmu sering berpindah-pindah antara spreadsheet, aplikasi presentasi, dan AI, Labs bisa menyederhanakan seluruh proses tersebut ke dalam satu alur kerja saja.
Tak heran banyak orang mulai memanfaatkan fitur ini untuk meningkatkan produktivitas harian mereka.
5. Model Council: Bandingkan Jawaban dari Beberapa Model AI Sekaligus
Biasanya, saat bertanya ke AI, kita hanya mendapatkan satu jawaban dari satu model. Padahal, setiap model AI memiliki kelebihan dan cara berpikir yang berbeda. Perplexity memiliki Model Council dari Perplexity untuk mengatasi masalah tersebut.
Fitur ini menjalankan beberapa model AI seperti GPT, Claude, dan Gemini secara bersamaan untuk menjawab pertanyaan yang sama. Jadi, kamu bisa langsung membandingkan hasilnya tanpa perlu berpindah-pindah aplikasi atau berlangganan beberapa layanan AI sekaligus.
Baca Juga: Perplexity vs ChatGPT: Mana AI Terbaik untuk Pekerjaanmu?
Misalnya, kamu bertanya, “Lebih baik membuka cabang fisik baru atau fokus memperbesar penjualan digital?” Dengan Model Council, ketiga model AI akan menjawab pertanyaan yang sama.
- GPT mungkin memberikan analisis yang seimbang dengan membandingkan keuntungan, risiko, dan kondisi yang membuat masing-masing strategi lebih cocok.
- Claude bisa menyusun analisis yang lebih mendalam, membahas faktor seperti arus kas, operasional, perilaku pelanggan, hingga risiko jangka panjang sebelum memberikan kesimpulan.
- Gemini mungkin menawarkan sudut pandang yang lebih luas, misalnya dengan mengaitkan tren industri, perkembangan pasar, atau strategi yang umum diterapkan perusahaan lain.
Dengan model ini, kamu bisa hemat waktu dan biaya karena tidak harus berlangganan beberapa layanan AI. Hasilnya, proses analisis dan pengambilan keputusan menjadi lebih cepat, memiliki sudut pandang yang lebih beragam, dan meyakinkan.
Cara Pengguna Perplexity Indonesia Bisa Dapat Versi Pro
Sayangnya tidak semua fitur Perplexity di atas tersedia di versi gratis. Beberapa kemampuan seperti Deep Research tanpa batas, Spaces dengan upload dokumen, Perplexity Labs, dan Model Council memerlukan paket Pro agar seluruh fiturnya bisa digunakan secara maksimal.
Kalau kamu ingin memanfaatkan seluruh fitur tersebut tanpa batasan yang berarti, upgrade ke versi Pro menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan.
Di Revantine Store, kamu bisa mendapatkan Perplexity AI Pro 1 Tahun dengan akun private untuk 1 pengguna.
Dengan akses Pro, kamu tidak hanya mendapatkan pengalaman mencari informasi yang lebih cepat, tetapi juga bisa memanfaatkan fitur-fitur premium seperti Pro Search, Model Council, dan berbagai model AI dalam satu platform. Jadi, kamu tidak perlu berpindah layanan atau berlangganan beberapa AI sekaligus untuk mendapatkan sudut pandang yang berbeda.
Kalau pekerjaan atau aktivitas belajarmu sering melibatkan riset, analisis, pembuatan konten, atau pengambilan keputusan, Perplexity AI Pro bisa menjadi investasi yang sepadan untuk meningkatkan produktivitas setiap hari.




